Showing posts with label Recipe. Show all posts
Showing posts with label Recipe. Show all posts

May 20, 2012

Bola Bola Gurita Takoyaki

The other day, a random thought crossed my mind...
"I want Takoyaki!"

Iya, tiba-tiba saya pingin makan bola-bola gurita panggang khas Osaka itu. Ah coba kami punya alat cetakannya, bikin sendiri di rumah juga gampang...

Waktu saya bilang begitu ke si mamah,

"Lho? Cetakannya sih aku udah beli dari kapan. Itu ada di belakang!"

Dan benar saja, saya menemukan cetakan takoyaki masih terbungkus rapat dalam kardusnya yang sudah mulai berselimut debu. Masih perawan ting ting dan dianggurin aja sejak hari pembeliannya... -_-; Kebiasaan si mamah... 

Anyway, karena cetakan sudah ada, selanjutnya tinggal melengkapi bahan-bahannya. Beruntung saya bisa menemukan semua bahan dalam daftar saya tanpa susah payah di supermarket Jepang Papaya Fresh Gallery, Melawai. 

Setelah cetakannya siap dan bahan lengkap, saatnya mulai membuat Takoyaki!! Untuk resepnya, saya mencontek resep takoyaki si chef kocak asal Jepang Chef Harada dari acara Fun Cooking, sbb:

Bahan:
Tepung terigu 100 gr
Susu cair       100 ml
Air                200 ml
Gula              1/4 sdt
Garam           1/4 sdt
Telur             1 butir
Daging gurita secukupnya, potong kecil-kecil (kemarin saya beli 100 gram bisa untuk 4 kali buat)
Keju secukupnya, potong kecil-kecil
[Resep asli Chef Harada memakai potongan sosis, but I skipped this one :D]
Daun bawang, potong halus

Pelengkap:
Saus okonomiyaki / tonkatsu (I used Otafuku Tonkatsu Sauce  because it was the cheapest one I could find at Papaya :p)
Mayonaisse
Cakalang serut / Katsuobushi (Ada 2 merek Katsuobushi yang saya temukan di Papaya. One was imported directly from Japan and costs more than Rp 100.000, which was just too expensive for me. So I opted for the local one "Hana Katsuobushi" which was around Rp 30.000 for a 50 gr pack)

Cara buat:
1.  Olesi cetakan okonomiyaki dengan minyak
2. Campur dan aduk terigu, susu, gula, garam, dan air hingga rata, lalu masukkan telur dan aduk kembali
3. Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan di atas kompor, lalu masukkan  potongan gurita, keju, dan daun bawang
[...Please ignore the mess...]

4. Bolak balik bola-bola takoyaki hingga matang merata


5. Angkat, tuangi dengan saus dan mayonaisse, lalu taburi katsuobushi di atasnya!

Dekiagari~ Jadi deh!




Nom nom nom!
Hehe, rasanya memang nggak bisa dibandingkan dengan takoyaki asli Osaka. Tapi lumayan lah untuk nyemil-nyemil unyu di sore hari sekaligus mengobati kekangenan saya pada kota kuidaore itu :)

April 15, 2012

Caramel Custard Pudding

Puding yang di Jepang dikenal dengan nama "purin" ini merupakan salah satu dessert favorit saya di Jepang dulu. Puding custard yang lembut dipadu dengan saus karamel yang manis-manis pahit... memberikan sensasi rasa yang... yuum, bikin ketagihan! Especially for someone with sweet tooth like me :)

Nah, belakangan, saya mulai kerajingan makan purin lagi! Gara-garanya, saya menemukan sebuah resep di internet yang membuka mata saya; ternyata puding ini sangat mudah dibuat dan bahan-bahannya juga sederhana (basic stuff yang hampir pasti ada di rumah). Mengingat kemampuan memasak saya yang begitu dahsyat hingga pernah nyaris meledakkan seisi dapur, kalau saya bilang sebuah makanan itu mudah dibuat, percayalah itu artinya benar-benar sangat amat mudah... Kalau saya saja bisa bikin, siapa pun pasti bisa! :D

Here it is! My latest take on the pudding!

OK, the appearance might not be too appealing. But believe me, it tastes pretty damn good, even if I say so myself :P

Dan inilah resep yang saya ikuti untuk membuat puding custard yang yummy ini:

(source : My Kitchen)

Bahan (untuk 5 cup pudding):

Saus Karamel :
Gula 40 gr
Air 10 ml (biasanya saya pakai sedikit lebih banyak untuk membuatnya lebih encer)

Custard A :
Susu segar 200 ml
Gula 10 gr
1/2 sdt esens vanila

Custard B:
1 Telur utuh
2 Kuning Telur
30 gr Gula

Cara buat:
  1.  Siapkan cetakan/cup puding yang sudah diolesi mentega
  2. Untuk membuat karamelnya, Lelehkan gula bersama dengan air di dalam panci hingga berwarna cokelat keemasan (karena saya suka karamel yang lebih pahit, biasanya saya diamkan sampai warnanya setingkat lebih gelap dan tercium wangi gosong)
  3. Tuangkan karamel ke dalam cetakan puding satu per satu (saus karamel ini akan segera mengeras sehingga mungkin tidak mengalir memenuhi seluruh dasar cetakan. tapi ini tidak masalah, karena nantinya toh saus ini akan meleleh lagi dalam proses pengukusan)
  4. Panaskan bahan-bahan custard A hingga gula larut. Pastikan untuk tidak memanaskan susu hingga mendidih karena itu bisa menghilangkan rasa susunya. 
  5. Perlahan, kocok bahan-bahan custard B dalam mixing bowl. Pastikan untuk mengocoknya dengan ringan agar tidak menimbulkan buih-buih yang bisa membuat puding kita jadi penuh lubang
  6. Masukkan campuran susu di langkah (4) dan kembali kocok hingga tercampur dengan baik.
  7. Saring campuran (6) lalu isi cetakan puding satu per satu dengan campuran tersebut
  8. Kukus dengan api kecil selama 15-20 menit
  9. Matikan api, biarkan puding di dalam kukusan selama +/- 10 menit
  10. Keluarkan, dan.... JADI DEH!!
(^_^)V

Langkah terakhir adalah memasukkannya ke dalam lemari es, karena puding ini memang paling enak dinikmati dingin-dingin. Kadang saya juga menambahkan potongan buah seperti stroberi atau kiwi di atasnya. Selain untuk memberi efek "cantik", menurut saya potongan buah-buahan yang rasanya cenderung asam ini bisa menjadi penyeimbang dari rasa manis  si puding. Tapi, it's purely optional, karena begitu saja rasanya sudah enak, kok :)


Gampang dibuat, murah, praktis, dan lezat. Now, that's my kind of dessert! :)








March 19, 2012

Kare Jepang

Satu hal yang teramat sangat saya kangenin dari Jepang adalah makanannya. Beruntung di Jakarta  restoran Jepang tersebar di mana-mana. Dari sushi, kare, gyudon, okonomiyaki, takoyaki, pokoknya nyaris semua makanan Jepang yang saya kangenin bisa ditemukan di Jakarta tercinta ini, as long as I'm willing to pay the price...
Nah, kemarin itu, saya lagi ngidam kare. Sebenarnya bisa saja sih saya mampir ke Mr. Curry, tapi berhubung saya lagi dalam ekomo-do, alias penghematan, saya harus cari jalan lain untuk memenuhi hasrat yang menggelora itu. Lucky for me, saya menemukan roux alias ruu alias bumbu kare Jepang di Hero PIM.
 Glico 2Danjuku Kare!!
Selain di Hero, penampakannya juga pernah saya lihat di Food Hall, Food Mart, Lotte Mart & Papaya

Walau harganya nyaris 2 kali lebih mahal dari harga aslinya, tapi dihitung-hitung tetap lebih murah daripada beli sepiring kare jadi di Mr. Curry. Satu pak ruu 100 gr ini harganya +/- Rp 30 ribu dan bisa membuat 4 porsi kare. Sedangkan satu porsi kare di Mr. Curry harganya 50-60 ribu. You do the math!

Oh iya, sebenarnya selain Ruu merk Glico ini, ada juga yang keluaran S&B dengan harga yang nggak jauh beda. Saya juga nggak begitu mengerti apa bedanya, tapi berhubung selama di Jepang saya adalah konsumen setia 2danjuku kare, I decided to stick with what I know :)

Singkat cerita, setelah beli bumbunya, saya langsung berjibaku di dapur untuk membuat sepiring kare yang saya idamkan. Berikut resep kare yang saya terjemahkan langsung dari petunjuk di bagian belakang kemasan bumbu tersebut :

Bahan (untuk 4 porsi):

Bumbu 2danjuku kare 4 blok (1 pak ukuran 100 gr)
Daging 160 gr (Bisa sapi, bisa ayam. Kemarin saya pakai dada ayam fillet)
Bawang bombay ukuran sedang 1 buah (+/- 200 gr)
Wortel ukuran kecil 1 buah 
Kentang ukuran sedang 1 buah
Margarin 1 sendok makan
Air 550

Cara Buat:
1. Potong daging, bawang bombay, wortel, dan kentang sesuai selera
2. Panaskan margarin, lalu masukkan dan tumis bahan-bahan (1)
3. Setelah ayam berubah warna, masukkan air dan rebus sampai mendidih. Setelah mendidih, angkat buih/lemak yang mengapung di permukaan, lalu rebus terus selama +/- 20 menit dengan api sedang sampai semua bahan-bahan empuk.
4. Matikan api, lalu masukkan bumbu/ruu kare. Aduk sampai rata.
5. Nyalakan kembali api, dan masak kare dengan api kecil hingga mencapai kekentalan yang dikehendaki.

Voila! Dekiagari~

Itadakimasu!! (^0^)

Note: Sebagai penggemar berat keju, saya menambahkan parutan keju cheddar di atas kare saya. It's purely optional, though.

Now, who needs Mr. Curry when you can get a homemade curry as easy as that?