Showing posts with label Sweets. Show all posts
Showing posts with label Sweets. Show all posts

August 1, 2013

Komugi Bakery - Melawai

Sudah beberapa kali lewat di depan bakery Jepang ini kalau lagi mampir di Papaya Fresh Gallery Melawai tapi belum pernah sempat nyobain. Akhirnya kemarin, habis beli cetakan telur mata sapi di Daiso lantai 2 and picked up some sushi for lunch at Papaya, I decided to -finally- give it a try.
Walau aneka roti di counter kecil yang terletak di pojok depan kasir Papaya ini juga cukup menggoda, being the sweet toothed person that I am, my eyes went directly to the dessert rack  :)

Dan inilah yang saya beli kemarin:



Strawberry Shortcake (IDR 20.000) & Strawberry Rare Cheese Cake (IDR 21.000)

Ukuran dessert di bakery ini memang tergolong imut, tapi mengingat harganya yang rata-rata dipatok di angka 20rb-an, saya rasa itu sangat masuk akal (Daripada ukurannya besar tapi harga bikin kantung bolong, sih saya lebih suka seperti ini). Rasanya pun saya suka sekali! Tekstur strawberry shortcake nya lembut dan "fluffy", dan manisnya nggak berlebihan. Rare cheese cake nya juga maknyus, dengan perpaduan rasa keju dan asam stroberi yang pas. Secara pribadi, satu hal yang paling saya suka dari cake & pastry Jepang pada umumnya adalah -selain teksturnya yang lembut - rasa manisnya cenderung "on the lite side" sehingga nggak bikin eneg. 

So will I go back there?
With still so many variants of cute & mouth watering desserts left to try, definitely yes! I've even made a mental note on what to nibble on next : their cream puffs and pudding :) 

Good thing Blok M is just an angkot ride away :D


K.O.M.U.G.I Bakery
Jl. Melawai Raya No. 28 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
( Di dalam supermarket Papaya Fresh Gallery)

July 9, 2013

Ladurée Singapore

Jadi, saya memutuskan nggak menulis lengkap sisa perjalanan saya di Singapura. Kenapa? Pertama -obviously - karena saya malas. Kedua, karena setelah tancap gas di hari pertama, hari selanjutnya kita jadi bingung mau ngapain lagi dan berakhir hanya berputar-putar tidak jelas (^^;)... Kalau ada yang layak diceritakan, ya, mungkin tentang kunjungan kami ke Ladurée yang baru membuka cabangnya di Singapura beberapa bulan lalu.

When I first heard my friend mentioned about this place, I was like, "Ladu what?". Ya, mungkin saya kampungan atau apa, tapi saya sama sekali nggak tahu tempat yang namanya "Ladurée" ini, hell I don't even know how to pronounce it -_-; Baru setelah mengubek-ubek informasi di Google, saya ngeh kalau Ladurée ini adalah produsen cake dan pastries mewah dari Perancis yang terkenal sebagai pencipta macaron 2 tumpuk.

Oke. Perancis, Macaron, terkenal... sounds good so far, sampai saya mengetahui satu fakta yang mengguncang; harganya SGD 3.8 per butirTIGA PULUH RIBU RUPIAH untuk satu gumpalan telur dan gula!?? French or not, there's no way I'm going to spend that kind of money on such a small lump of egg and sugar!

....

Or so I thought, sampai akhirnya saya tiba sendiri di toko Ladurée yang terletak di L2 departemen store Takashimaya, Singapura. 





Dekorasi toko yang begitu manis dan warna-warni macaron yang menggoda membuat iman saya goyah. Karena saya pikir, toh saya sudah ada di sana dan entah kapan bisa kembali lagi, saya memutuskan untuk merogoh kantung sedikit dalam dan patungan sama L membeli 1 kotak macaron.


Box of 8 edisi spesial Singapore ini harganya $38. Banyaknya varian rasa yang ditawarkan membuat kita bingung memilih, jadi kita pasrahkan saja sama mas penjaga toko untuk memilihkan "the recommended ones". Saya sama sekali nggak tahu apa yang dimasukkan si mas ke dalam kotak kami dan cuma   mengangguk-angguk tiap kali si Mas memasukkan macaron dan meminta persetujuan kami.
Setelah searching di internet, baru belakangan saya bisa mengidentifikasi sebagian nama macaron yang kami beli, yaitu: Marie Antoinette, Caramel with Salted Butter, Raspberry, Yuzu Ginger, Rose Petal,  dan Pistachio. Dua lagi... I have no idea >.<
Oh iya sebenarnya bisa saja kita beli satuan dengan harga $3.8 / piece yang dibungkus dengan bungkus kertas biasa... tapi karena kayaknya kurang oke kalau macaron secantik ini difoto cuma sama bungkus kertas, just for this once we agreed to pay extra for the lovely box.

Macaron-nya sendiri rasanya sesuai dengan harganya. Kulitnya lembut dan isinya lumer di mulut. Manisnya pun pas. My personal favorite was the caramel one. Biasanya saya nggak begitu suka caramel karena rasa manisnya yang cenderung terlalu kuat, tapi macaron caramel  with salted butter dari laduree ini rasa manis dan asin nya paaas banget, bikin pengen lagi  :9

Jadi kesimpulannya, apakah saya mau beli macaron Ladurée lagi? Mungkin. Kalau kebetulan saya sedang ada di Singapura, lewat di depan Takashimaya, dan kelebihan dolar di dompet ^^;

May 11, 2012

Red Velvet Cake - First Timer

Red velvet cake is definitely the 'it' cake of the moment in Jakarta. For months now, everyone's been buzzing about the cake and almost every cake shop in the city has their own versions of it.

Being the "un-hip person" that I am, I've just finally had my first bite of it yesterday.


The Harvest's Red Velvet Cake
(Rp 25.000/Slice)

It tasted... uum, pretty decent I guess. And the size was OK too.  Overall, for an IDR 25K cake, I can't really complain much. But for a cake that's been hyped up as much as this one, I'm just not sure if I fancy it that much either.

Well, maybe I should taste red velvet cake from other shops. Like Convivium. I heard their red velvet cake is so delish & popular that you actually have to order the cake beforehand by phone.

Yeah, probably some other time.

April 15, 2012

Caramel Custard Pudding

Puding yang di Jepang dikenal dengan nama "purin" ini merupakan salah satu dessert favorit saya di Jepang dulu. Puding custard yang lembut dipadu dengan saus karamel yang manis-manis pahit... memberikan sensasi rasa yang... yuum, bikin ketagihan! Especially for someone with sweet tooth like me :)

Nah, belakangan, saya mulai kerajingan makan purin lagi! Gara-garanya, saya menemukan sebuah resep di internet yang membuka mata saya; ternyata puding ini sangat mudah dibuat dan bahan-bahannya juga sederhana (basic stuff yang hampir pasti ada di rumah). Mengingat kemampuan memasak saya yang begitu dahsyat hingga pernah nyaris meledakkan seisi dapur, kalau saya bilang sebuah makanan itu mudah dibuat, percayalah itu artinya benar-benar sangat amat mudah... Kalau saya saja bisa bikin, siapa pun pasti bisa! :D

Here it is! My latest take on the pudding!

OK, the appearance might not be too appealing. But believe me, it tastes pretty damn good, even if I say so myself :P

Dan inilah resep yang saya ikuti untuk membuat puding custard yang yummy ini:

(source : My Kitchen)

Bahan (untuk 5 cup pudding):

Saus Karamel :
Gula 40 gr
Air 10 ml (biasanya saya pakai sedikit lebih banyak untuk membuatnya lebih encer)

Custard A :
Susu segar 200 ml
Gula 10 gr
1/2 sdt esens vanila

Custard B:
1 Telur utuh
2 Kuning Telur
30 gr Gula

Cara buat:
  1.  Siapkan cetakan/cup puding yang sudah diolesi mentega
  2. Untuk membuat karamelnya, Lelehkan gula bersama dengan air di dalam panci hingga berwarna cokelat keemasan (karena saya suka karamel yang lebih pahit, biasanya saya diamkan sampai warnanya setingkat lebih gelap dan tercium wangi gosong)
  3. Tuangkan karamel ke dalam cetakan puding satu per satu (saus karamel ini akan segera mengeras sehingga mungkin tidak mengalir memenuhi seluruh dasar cetakan. tapi ini tidak masalah, karena nantinya toh saus ini akan meleleh lagi dalam proses pengukusan)
  4. Panaskan bahan-bahan custard A hingga gula larut. Pastikan untuk tidak memanaskan susu hingga mendidih karena itu bisa menghilangkan rasa susunya. 
  5. Perlahan, kocok bahan-bahan custard B dalam mixing bowl. Pastikan untuk mengocoknya dengan ringan agar tidak menimbulkan buih-buih yang bisa membuat puding kita jadi penuh lubang
  6. Masukkan campuran susu di langkah (4) dan kembali kocok hingga tercampur dengan baik.
  7. Saring campuran (6) lalu isi cetakan puding satu per satu dengan campuran tersebut
  8. Kukus dengan api kecil selama 15-20 menit
  9. Matikan api, biarkan puding di dalam kukusan selama +/- 10 menit
  10. Keluarkan, dan.... JADI DEH!!
(^_^)V

Langkah terakhir adalah memasukkannya ke dalam lemari es, karena puding ini memang paling enak dinikmati dingin-dingin. Kadang saya juga menambahkan potongan buah seperti stroberi atau kiwi di atasnya. Selain untuk memberi efek "cantik", menurut saya potongan buah-buahan yang rasanya cenderung asam ini bisa menjadi penyeimbang dari rasa manis  si puding. Tapi, it's purely optional, karena begitu saja rasanya sudah enak, kok :)


Gampang dibuat, murah, praktis, dan lezat. Now, that's my kind of dessert! :)