September 3, 2012

Ibu dan Anak?

Tadi siang saya pergi jemput adik saya ke sekolah, dan dengan sukses disapa satpam sekolahnya dengan sebutan "Ibu". Dan ini bukan kejadian yang pertama...



Oh well, kalau seperti ini, mungkin kami memang kelihatan seperti ibu dan anak, ya? -_-;

Dulu, awal-awal dipanggil "Ibu" atau "Bunda" sama orang (terutama SPG-SPG di mall atau supermarket) kalau lagi jalan berdua sama si unyil ini, saya sempat kesal dan risih. Tapi sekarang... saya cenderung pasrah menerima kenyataan.  Memang kebetulan beda umur kami sangat jauh, dan selain itu di usia saya sekarang, sebenarnya tidak aneh juga kalau saya sudah punya seorang anak  *uhuk uhuk*. 

Yah, saya anggap saja masa-masa menjadi "ibu" si unyil ini sebagai masa pelatihan untuk mempersiapkan diri saya menjadi seorang ibu sungguhan di masa depan. Iya, anggap saja begitu...

^^;

August 23, 2012

August 11, 2012

Bertemu Kawan Lama

Seorang teman saya yang menimba ilmu di negeri Sakura saat ini sedang mudik ke Jakarta dalam rangka natsu yasumi alias libur musim panas sekalian menghabiskan sisa bulan puasa, dan tentu saja Lebaran di sini. Walaupun waktunya di Jakarta cuma beberapa minggu dan -saya yakin- jadwalnya sudah penuh dengan berbagai acara meet up dengan teman-temannya di seantero ibukota, kemarin dia berbaik hati meluangkan satu hari untuk menemui kawan lamanya ini di Senayan City ^^;


~アニンちゃんとの久しぶりのデート~

Karena teman saya ini sedang puasa, jadi sambil menunggu waktu berbuka, kami muter-muter dulu sambil mengobrol ini itu. Lalu ketika jam menunjukkan pukul 5 sore, bergegaslah kami ke lantai LG mencari tempat untuk berbuka sebelum mall itu dan seluruh restoran di dalamnya dipenuhi lautan orang kelaparan yang memiliki niat sama dengan kami.

Restoran yang jadi tujuan kami kali ini adalah Carlo de Huts, sebuah restoran dengan European theme yang terletak di area Crystal Lagoon. 







Setelah melihat-lihat menu, kami memesan makanan dan meminta supaya makanannya diantar setelah jam buka. Sambil menunggu jam buka yang masih sekitar 1 jam-an lagi, kembali kami mengobrol-ngobrol ringan... mostly membicarakan uwasa banashi alias gosip  kabar teman-teman lama saya di Jepun sana (hehehe)

Lalu, menjelang jam buka, makanan yang kami pesan pun keluar satu per satu


Blueberry passion fruit plus free 'takjil' berupa sop buah segar untuk berbuka


Cheesy Kumpir alias baked stuffed potato (ala Turki?)

Saya sempat terkecoh dan berpikir kalau saya nggak akan kenyang hanya makan sepotong kentang panggang saja, makanya saya pesan dessert yang di bawah. Tapi begitu si Kumpir ini datang, kagetlah saya dengan besar ukurannya. Bukan hanya kenyang, yang ada perut saya over stuffed sampai saya nggak kuat menghabiskannya.


Strawberry Cheescake Cream Dutch Baby (German Pancake?) 
Enyak syekaliii. Asam dan manisnya pas <33

Pokoknya we had a pretty good time there. Atmosfer restorannya yang Ala Eropa nyaman dan membuat betah. Porsi makanannya sangat mengenyangkan. Harga juga reasonable. Pas lah untuk duduk-duduk sambil reminiscing good old days dan catching up dengan teman lama <33



July 13, 2012

An Afternoon that Started With A Nice Cup of Coffee and Ended With a Disastrous Haircut

Hari ini, setelah menyelesaikan urusan penggantian paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan (yang kronologisnya akan saya ceritakan di entri terpisah), saya mampir ke Lotte Mart Fatmawati.

Tujuan utama saya adalah mengunjungi sebuah coffee shop mungil nan imut yang sudah cukup lama saya lirik dalam beberapa kunjungan ke Lotte Mart namun tak pernah sempat juga saya jajal: Angel in Us Coffee.
The interior of this angel themed coffee shop is just as cute as its name <3  Love everything about it!! 





And I especially adore their ultra cute mug cups!!

They even have these pretty winged mugs:


I debated with myself whether or not to get one of the mugs as a souvenir  (they sell them for IDR 70K)... but finally decided that I've had enough impulsive buys for the month (T_T)

Maka hari ini saya pun memuaskan diri dengan mencicipi caramel vanilla macchiato (IDR 28K) dan bagel (IDR 7K) mereka:


Untuk duduk santai menikmati sore sambil menyesap secangkir kopi hangat yang lezat dan mengudap bagel, saya hanya harus mengeluarkan uang Rp 35 ribu saja; sesuatu yang sangat tidak mungkin saya dapatkan di gerai kopi besar macam Starbucks. Dan kalau boleh jujur, their coffee even tastes better than Starbucks'! 

Puas menikmati kopi di Angel in Us, saya melangkahkan kaki ke Salon Johnny Andrean di Lantai 3. Yup! Saya potong rambut lagi, padahal umur potongan rambut yang sekarang baru satu bulan lebih... T_T

On my abnormally fast growing hair, a "wise man" told me his very interesting theory:

"Maybe it's because of the insanely hot weather we've been having these past few months. You know how things expand in heat, maybe that's what happen to your hair! They expand faster because of the heat!!"

As absurd and silly as it may sound, I'm starting to think that it may have some truth to it... Habis, kalau tidak, teori apalagi yang bisa menjelaskan bagaimana rambut saya yang baru dipotong PENDEK sebulan yang lalu sekarang sudah begitu panjang sampai harus dipotong lagi?

Maka, belajar dari pengalaman dan untuk mengantisipasi kemungkinan kalau rambut saya akan kembali "memuai" akibat cuaca panas, kali ini saya minta sang hair stylist untuk memotong rambut saya SANGAT PENDEK!!! Si Mbak stylist yang tadinya tampak ragu berusaha meyakinkan saya untuk tidak melakukan tindakan ekstrem terhadap rambut saya, tapi akhirnya ia menyerah juga setelah saya bersikukuh untuk memendekkan rambut sependek-pendeknya.
Dan... beginilah jadinya:


Hmm... yeah, maybe I should've listened to the stylist... (>.<;) Tapi ya sudahlah nasi sudah menjadi bubur. Toh dalam beberapa bulan rambut saya akan panjang kembali...  if that "wise man" theory's right, my hair should grow back in no time (*menghibur diri*)

And in the mean time, I gotta learn to work this hair out!!

July 8, 2012

Ramblings On A Lazy Sunday


1. Cleaning Out


So today, I finally dragged  myself to clean out my ever messy drawer. And look what I found during the process:


A 5 years old movie ticket! (shikamo KOIZORA -_-;) 

Wow!! I really do have the worst habit of holding on to things. I just can't seem to throw anything away, even useless stuff like movie tickets and restaurant receipts... And the same goes to old clothes in my closet that I never even wear anymore.   I always have this weird tendency of thinking that I might need them one day, so I just stuff them in my drawer (and some other places) until they pile up and create a whole pile of rubbish... that would eventually end up in the trash can anyway.

Time for some serious cleaning out!

2. Indonesian Idol Grand Final Result




No! I still can't believe Sean didn't win!!! I mean just look (and listen) at how amazing she is!! Sure, I know the other girl (Regina) also got a great voice... but when it comes to "uniqueness" in terms of voice and performance I think Sean is way above Regina...

Oh well, she's still so young (17 ?), I'm sure there'll be plenty of chances waiting for her in the future. And, it's not like I voted, so I don't really get to complain about the result, do I?

And speaking of "voting", that reminds me of:

3. Jakarta Gubernatorial Election 2012


Just got my election card today!

This is the first time I'm actually excited to participate in any kind of governmental election. Seriously, this city needs a new leader. One that doesn't claim our annual (if not daily) "flood problem" as a mere "puddle", and one who can actually solve the acute traffic jam problem instead of making it worse (and one who knows what "giving the middle finger" means)

Yes, I know for sure who I'm not going to vote this time. 





June 25, 2012

今日のお昼は~



Mr Curry's Double Lunch Set!!
(My choice was chicken katsu kare with original & red sauce dan salmon salad)

The set also comes with a (super) mini parfait as dessert:




I can't say much about the taste of their curry. No frills no thrills; you pay for curry, you get curry. Wasn't special but definitely wasn't bad either. Tapi kalau bicara soal porsi, saya cukup puas dengan lunch set yang mengenyangkan ini. Begitu juga dengan harga. Untuk ukuran restoran di mall, set makan siang lengkap dengan salad, minuman, dan dessert seharga Rp 58 ribu ++ menurut saya bisa dibilang cukup reasonable. Ramah di kantong, mengenyangkan, dan rasanya layak, what else can I ask for^^

Oh iya, mereka juga sedang ada promo twitter. Jadi kalau kita follow twitter @MRCURRY_ dan mention mereka dalam tweet, kita akan mendapat free ice dog. Dan sebagai penganut prinsip ogah rugi (ehem), walau sudah kenyang habis-habisan dengan lunch set mereka, saya teteup bela-belain ngetweet demi ice dog mereka yang ternyata hanya berupa hot dog bun yang diisi soft ice cream dengan topping saus cokelat.


Oh well, namanya juga gratisan ^^;


June 22, 2012

「帰ってきてくれてありがとう」






Akhirnya. Akhirnyaaaa!!! Dua orang ini...!!! <333 
Waktu Matsuoka dipindah tugaskan ke rumah sakit di Aomori saya sempat berpikir kalau nasib Umeko bakal sama seperti kakaknya, Matsuko, yang berpisah dengan rekan kerja yang disukainya lalu baru bisa bertemu kembali bertahun-tahun kemudian dan harus menghadapi kenyataan kalau si cowok sudah menikah dan punya anak. Tapi syukurlah itu tidak terjadi pada Umeko. Tanpa tanpa diduga-duga Matsuoka kembali, sehingga akhirnya.. otagai no kimochi wo tashikameaeta!

Lucu banget si Matsuoka waktu dia nyaris kelepasan bilang kalau dia suka Umechan terus dengan panik mengalihkan pembicaraan jadi soal donat ^-^; Hontou ni omoshiroi hito dana.

Aaah. Pokoknya episode ini saikou datta wa! (*^_^*) 


Matsuoka-san, kaette kite kurete honto ni arigato!! 



June 16, 2012

毎日のプチ楽しみ:NHKの梅ちゃん先生

山倉 : 「梅子さんとデートとか?
松岡 : …ん?いや…デートの定義は何だ?」
山倉 : 「沢田さん、デートの定義は何?」
沢田 : 「デート?…好き同士の男女が2人で出かけることじゃないんですか?」
松岡 : 「じゃあ違うな」


^^;
あの二人どうなるのかな

June 13, 2012

Satu Hari Minggu di Gandaria City

Ceritanya hari Minggu kemarin saya janjian sama seorang teman untuk ketemuan di Gandaria City. Berhubung hari Minggu, saya pikir sekalian aja paginya saya Gereja yang jam 10 dulu di GBI Gancy. Eh ternyata saya salah informasi. Waktu saya sampai di sana sekitar jam 10 kurang dengan mama dan adik saya, kami baru tahu kalau kebaktian jam 10 sudah nggak ada lagi dan kebaktian selanjutnya baru akan dimulai jam 11 (>.<) Ya sudah, karena masih ada waktu kosong satu jam, akhirnya kita memutuskan untuk cari makan pagi menjelang siang dulu. Istilah kerennya... brunch.

Sebenarnya yang pertama terbayang di benak saya adalah roll pancake dan baked rice-nya Nanny's Pavillon. Sayang, waktu kami ke sana ternyata mereka belum buka. Akhirnya, pilihan kami untuk mengisi perut dan menghabiskan waktu jatuh pada:

Roppan! Sudah lama juga saya nggak makan di sana. Dalam beberapa kunjungan terakhir dengan teman saya ke sana, saya cuma numpang nongkrong sambil menyesap flavored beer mereka yang terhitung murah meriah (my favorite is their chocomelt beer!).

Waktu melihat menu mereka, saya sempat kaget. Kok rasanya, jumlah item di menu mereka menyusut ya. Dan ternyata benar, beberapa menu yang saya cari seperti kare udon tak bisa saya temukan lagi di daftar menu :(

So, this is what we ordered that day:
Crispy Kani Roll (IDR 25K)
Chicken Yakiniku Bento (IDR 29K)


Roppan Udon (IDR 33K)

Seperti biasa, service nya lama boook. Kami harus menunggu lebih dari 15 menit sebelum makanan kami keluar. Sedangkan untuk rasa dan porsi makanannya sendiri, yah oke lah untuk harga segitu. Hanya saja saya agak dibuat takjub dengan rasa roppan udon mereka yang nanka fushigi... kuahnya asam manis, mengingatkan saya pada sayur asem. Hmm udon jepang dengan kuah sayur asem, bayangkan saja sendiri gimana rasanya :S

Selesai makan, pas sudah mau jam 11. Saatnya kembali ke gereja untuk mengikuti ibadah Minggu!

Lalu after church, sekitar jam 1, saya berpisah dengan mama dan si unyil untuk menemui teman saya. Berdua, kami pun pergi ke arena yang menjadi tujuan utama kami hari itu : bazaar Brightspot Market!

Waah ramenya bazaar itu. Saking ramainya, saya jadi kehilangan nafsu belanja. Padahal toko-toko di sana lumayan menarik dan menggoda iman, apalagi dengan iming-iming diskon segala.  Dari baju, tas, sepatu, aksesoris, semua lengkap ada di sana. Tapi memang dasarnya saya benci keramaian, begitu lihat hitogomi macam itu, rasanya sudah malas duluan ... Menurut teman saya, sih, keramaian di hari Minggu itu nggak ada apa-apanya dibandingkan dengan malam minggu sebelumnya. Katanya waktu itu saking ramainya, mau bergerak pun susah (@_@) Hii nggak kebayang kayak apa...

Anyway, karena sudah pusing duluan, akhirnya kami cuma mem-browse sekilas toko-toko yang ada lalu keluar tanpa membeli apa-apa. Sebuah keputusan yang sekarang saya sesali, karena sejak pagi tadi saya terbayang-bayang satu sepatu super duper cute yang saya temukan di sana tapi nggak jadi saya beli. Huhuhuhuuuuu I should've just bought the shoes!!!! Sekarang saya nggak tahu mau cari di mana lagi sepatu itu, wong nama tokonya aja saya nggak ingat T^T
Haah. Ya sudah lah, kalau memang jodoh, suatu saat saya pasti akan bertemu lagi dengan sepatu itu...   somewehre, somehow... semoga... *sigh*

Habis dari Brightspot, rencananya kita mau nonton Snow White and the Huntsman. Tapi demi melihat antrean panjang nan sadis di depan loket tiket, kami terpaksa mengurungkan niat tersebut dan beralih ke plan B: nongkrong cantik sambil ngobrol di Pizza e Birra yang belum lama ini buka di Gandaria City.



Pizza e Birra ini adalah tempat perkenalan pertama saya dengan flavored beer. Sekitar 2 tahun lalu seorang teman mengajak saya mencoba bir aneka rasa ini di Pizza e Birra EX, dan sejak itu flavored beer telah menjadi alcoholic beverage kesukaan saya :)

"Beer, is a proof that God loves us and wants us to be Happy"

Words of wisdom 



Dalam kunjungan ke Pizza e Birra kemarin pun, saya nggak melewatkan flavored beer mereka. Kali ini yang jadi pilihan saya adalah Raspberry Lemonade Beer (IDR 39K++)


Rasanya lucu, manis-manis asam menyegarkan :) Rasa birnya sendiri nyaris tertutupi, sehingga buat saya rasanya lebih menyerupai minuman cocktail daripada bir. But me likey :D

Teman saya memilih Strawberry Beer (IDR 39K++) yang rasanya juga OK. Dibandingkan bir saya, yang ini lebih terasa birnya.

Lalu untuk makanannya, kami memilih salah satu menu dessert pizza mereka:



 Black Eyed Pears ( Large, IDR 55K)
Pizza manis dengan topping saus cokelat dan potongan buah pear. Pas untuk jadi camilan menemani beer yang kami pesan.

Setelah makan di sana, kami sempat muter-muter sebentar. Waktu sedang berjalan-jalan tanpa tujuan, mata saya terpaku pada poster besar bertuliskan SALE UP TO 80% di depan Gaudi... Tanpa pikir panjang kami pun masuk, dan tak lama kemudian saya sudah keluar lagi dengan membawa a pair of cute shorts dengan harga IDR 50K saja! Oh I loveee sale 

Tanpa terasa, waktu sudah semakin sore. Gereja sudah, makan sudah, ngobrol sudah, window shopping sudah, belanja juga sudah. Kami pun memutuskan to call it a day dan pulang sebelum terjebak kemacetan di tengah lautan manusia & mobil yang hendak meninggalkan mall.

^^





June 8, 2012

Convivium Cafe Deli

Satu ritual yang tidak boleh terlewatkan setiap kali saya habis menerima honor adalah memberi sesajen  nraktir mama saya makan di luar. Kali ini, restoran yang jadi tujuan kami adalah sebuah restoran Italia di bilangan Panglima Polim, Jaksel yang bernama Convivium. Saya memang sudah cukup lama penasaran makan di sana akibat mendengar review banyak orang yang mengatakan kalau red velvet cake di sini rasanya maknyus dan top markotop.

Karena kebetulan hari ini adik saya yang kecil juga baru selesai ulangan umum, sebagai penghargaan untuk "kerja kerasnya" selama satu minggu ini, sekalian saja si unyil satu itu saya ajak juga. Eh waktu mau berangkat, tahu-tahu eyang putri SMS bilang mau ikutan... ya sudah, jadinya meluncurlah kami berempat ke Convivium.

Sampai di sana sekitar pukul 11 siang, tempat parkirnya yang memang sempit sudah dipenuhi mobil. Deg-degan juga... gimana nih kalau ternyata red velvet yang jadi incaran saya sudah habis dipesan. Makanya begitu masuk, yang saya tanyakan lebih dulu pada si mbak waitress adalah, "Red velvetnya masih ada?" Dan untungnya, dia menjawab dengan anggukan.  (^_^)

After we got seated, saya menyempatkan diri untuk celingak celinguk melihat suasana resto tersebut.  The place is quite cozy and has a nice homey feeling to it. Sepertinya lumayan asyik juga buat nongkrong-nongkrong sama teman :)




Karena dari awal sudah punya incaran yang spesifik, tanpa berlama-lama melihat menu, we went straight to ordering:

Complimentary Bread Stick

Torta Pasione alias Red Velvet Cake (IDR 38K++)
Cake yang menjadi alasan utama saya datang ke Convivium ini, ternyata nggak menjawab ekspektasi tinggi yang sudah melekat kuat dalam benak saya akibat review yang luar biasa dari banyak orang. Bukannya nggak enak, lho. Rasanya sih OK, jauh dibandingkan red velvet cake-nya The Harvest yang saya coba sebelumnya. Hanya saja... Well... I guess I'm just not a red velvet person afteral. (adik saya sih bilang dia suka banget. Sepertinya ini memang masalah preferensi pribadi ya :D)


Rainbow Cake (IDR 28K++)
Ini juga salah satu highly sought after cake di Jakarta saat ini. Sayangnya, I have to say I didn't find anything special about the cake. Tastes OK and the texture's fine, tapi buat saya nggak lebih dari cake bolu berwarna warni dengan slight lemon flavor.


Tiramisu (IDR 30K++)
Nah, yang ini baru maknyus! Lembut dengan rasa coffee yang cukup kuat. Yum! (Indeed, I am a coffee lover ^^)

Straccetti Cream Mushroom (IDR 50K++)
Apparently my sister decided that she wanted to have pasta instead of cake, so we asked the waitress for a recommendation. And this is what she suggested us to order. Dan ternyata pilihannya si mbak nggak salah. My sister loved it, and so did I. Hehehe. Pada dasarnya saya memang penggemar pasta bersaus krim sih :D

Kesimpulannya, kalau ada kesempatan saya pingin mampir lagi ke tempat ini, mungkin untuk nongkrong-nongkrong cantik dengan teman-teman saya. One thing for sure, though, next time I'll stay away from their red velvet & rainbow cake.


*Catatan : Semua harga di atas belum termasuk 10 % tax dan 6 % service charge